Langsung ke konten utama

Dynamic 😊

   There can be no doubt that all our knowledge begins with experience. For by what should our intelligence be raised to act if not the objects that affeet our sences, so that the impression arises in parr because the objects themselves. Even through all our knowledge begins "with" just as it all comes "from" experience. For it is quite possible that the experience it self is a mixture.
   Because it is quite possible there will be other experiences in addition to that determined by the impression of the senses. Experience is the greatest teacher in life. Many loopholes to seek knowledge. Can be when we are in happiness, sadness, and under any circumstances we can learn.
   Many people almost fall and despair when faced with a big problem. It is caused by the narrowness of the mind that is not dynamic at all. As a small example, when a person does not graduate in a university, he choose to quit and does not want to go to collage again. This a sillything, but thats when life is testing us, who knows in the future we will be more succesful then what we imagine....
😊😊😊😀

Komentar

Postingan populer dari blog ini

25 pemikiran dan gagasan para finalis Literacy Awards 2017 di Bogor, Jawa Barat

Assalamualaikum.. Sahabat Literacy yang di rahmati Allah.. Bersyukur banget bisa terpilih menjadi 25 besar finalis Literacy Awards 2017 yang di selenggarakan oleh Baznas dan Republika. Gak nyangka di beri kesempatan mewakili Provinsi Aceh ke Bogor untuk mempresentasikan program Literacy. Alhamdulillah setelah menyaksikan 25 program inspiratif yang di paparkan oleh masing-masing finalis, Alhamdulillah saya bisa mengambil kalimat-kalimat hebat yang bisa saya bawa pulang ke Aceh tercinta. Berikut ulasannya : 😉 1.Kenapa harus takut menggerakkan kegiatan Literacy di masyarakat? Mulailah dari semangat pemuda 👉 Laily Nurtawajjuh 2.Manfaatkan waktu cueknya siswa menjadi lebih berkualitas dan bernilai dengan membaca dan menulis 👉 Muhammad Hairul 3.Pembentukan karakter itu tahap utama dalam memanggil semangat siswa 👉Hakkin Nizar 4.Jadikan generasi Islam sebagai generasi yang akrab dengan Al Quran 👉 Dian Riski. L 5.Menjadikan t...

Juanda.. sang "rocker" berhati mulia

Siapa sangka? Seorang pemuda yang penampilannya urak-urakan. Memakai cincin besi sebanyak 6 buah di sisi tangan kanan kirinya, di tambah dengan potongan rambut jigrak keatas menjulang tinggi bagai serabut sapu yang tebal. Kesan yang di salurkan untuknya adalah "cowo gaul". Hehe 😄 Ya.. Juanda. Remaja berusia 22 tahun ini sehari-hari bekerja lewat musik, katanya band etnik, ketika kita mendengar musik dan vokalnya maka telinga agak terasa sedikit perih. Dengan suara vokalisnya sangat melengking membuat kecoa di tepi-tepi kayu lari terbirit-birit mengadu pada Ibunya. Hahaha😀 Namun, profesi tersebut telah ia jalani selama lebih kurang 12 tahun. Band etnik yang di beri nama "Harus Ngetop" ini berjumlah 6 orang anggota. Terdiri dari 1 pemain drum, 1 vokalis, 2 gitaris, 1 pianis, dan 1 pemain gendang tradisional. Lengkap sudah kebahagiaan mereka setiap kali ada undangan untuk tampil. Biasanya mereka di undang ke acara Ulang Tahun anak-anak ataupun...

Rindu

Ku tuangkan sedikit teh Ku tambah gula secukupnya Dalam keheningan malam Ku coba nikmati teh itu Masih terasa hambar... Ku tuang madu di antaranya Dan ku ambil sendok untuk menakarnya Dalam keheningan malam Masih belum manis Mulai ku topangkan tangan pada kepala Ku pandangi langit yang mulai kelam Seraya kembali meneguk sang minuman idola Masih juga terasa tak nikmat... Aku beranjak dari duduk Kembali dengan membawa sepotong coklat Ku celupkan dalam teh Ternyata Rasanya masih saja sama Hambar..... Apa yang membuat hambar? Tehkah yang terlalu pekat? Madukah yang lebih? Atau terlalu maniskah hingga tak sedap? Ternyata bukan... Bukan itu Aku hanya kehilangan sebuah senyuman Yang mampu memaniskan segalanya Ya Senyuman yang mampu mengalahkan gula, madu dan coklat.. Kemudian.... Hati bertanya Ini apa? Apa maksudnya? Nyatanya aku sedang rindu..... 😊😊😄