Sang ksatria sejati yang Allah anugerahkan untukku
Tangguh, tak pernah mengeluh
Dialah ayah
Yang tak pernah kehabisan ide untuk mempersembahkan jutaan petuah ketika ku salah
Mengajarkan arti kesederhanaan
Mengajarkan aku apa arti dan tujuan kehidupan..
Ayah..
Membisikkan yang baik,mengajarkan berbuat mulia
Jikapun tidak
Aku...
Aku yang rakus pada dunia
Dan akhirnya berbuat salah
Ayah...
Pundaknya begitu kokoh
Menopang semua keluh kesah istridan anak-anaknya
Bagaimana bisa?
Siang menafkah
Malam bersyiar
Kini Ayah...
Petuahmu masih ku ukir sebagai hadiah yang akan hidup selamanya
Segala apa yang ayah ajarkan
Masih....
Masih tetap terngiang di telinga ini
Ayah
Maafkanlah....
Maafkan anakmu yang belum mampu menjadi harapmu
Ayah
Hanya doa yang bisa ku kirimkan kepada sang Ilahi agar tertutup rinduku padamu... Ayah
Aku mencintaimu
😊😊😊😊😊
Assalamualaikum.. Sahabat Literacy yang di rahmati Allah.. Bersyukur banget bisa terpilih menjadi 25 besar finalis Literacy Awards 2017 yang di selenggarakan oleh Baznas dan Republika. Gak nyangka di beri kesempatan mewakili Provinsi Aceh ke Bogor untuk mempresentasikan program Literacy. Alhamdulillah setelah menyaksikan 25 program inspiratif yang di paparkan oleh masing-masing finalis, Alhamdulillah saya bisa mengambil kalimat-kalimat hebat yang bisa saya bawa pulang ke Aceh tercinta. Berikut ulasannya : 😉 1.Kenapa harus takut menggerakkan kegiatan Literacy di masyarakat? Mulailah dari semangat pemuda 👉 Laily Nurtawajjuh 2.Manfaatkan waktu cueknya siswa menjadi lebih berkualitas dan bernilai dengan membaca dan menulis 👉 Muhammad Hairul 3.Pembentukan karakter itu tahap utama dalam memanggil semangat siswa 👉Hakkin Nizar 4.Jadikan generasi Islam sebagai generasi yang akrab dengan Al Quran 👉 Dian Riski. L 5.Menjadikan t...
Komentar
Posting Komentar