Pemersatu hati dengan Ilahi Rabbi. Doa. Doa merupakan permohonan dari hati kepada Allah Swt agar di kabulkan permintaan. Setiap saat selalu ada doa yang Malaikat sampaikan kepada Allah Swt, selanjutnya akan di sortir mana yang di kabulkan segera, dan mana yang belum di kabulkan. Allah Swt Maha Mendengar doa.
Adakalanya Allah Swt tidak segera mengabulkan doa-doa kita, banyak faktor, salah satunya adalah usaha kita yang belum maksimal. Atau... Kita masih belum tulus dalam berdoa, ada yang kurang dari ibadah kita. Saya pernah mendengar seorang guree saya berdakwah yaitu tentang doa yang di kabulkan dan doa yang tidak terkabulkan. Penyebab di tolaknya doa adalah di dalam doa tersebut tidaklah untuk sebuah kemaslahatan sesama, maka yang demikian tidak di kabulkan Allah Swt. Contoh sederhana berdoa agar orang lain kalah dalam perlombaan yang juga kita ikuti.
Kaum muslimin yang saya cintai, sebagai manusia sesungguhnya kita adalah insan yang lupa. Ketika di berikan kesuksesan ada sombong, di beri sedikit kecerdasan kita remehkan orang lain, di berikan sebuah kepemimpinan kita sia-siakan hidup orang lain. Manusia adalah makhluk yang seringkali lupa diri.
Kapan ia akan kembali?
1.saat sakit
2.saat terkena musibah
3.saat susah
4.saat kehilangan sesuatu
Kembali kepada doa, saudara... Jangan berhentu berdoa tentang kebaikan, jika ada teman yang akhlaknya sedikit tidak baik maka jangan sekali-kali mencelanya, tetapi berilah nasihat dan doakan dia dalam shalat agar dia kembali baik. Doa juga merupakan dindingnya ketenangan, semakin banyak doa yang kita bisikkan pada Allah maka semakin Allah tambah ilmu dan rezeki kita. Doa tidak hanya ungkapan seluruh keinginan dalam hidup, doa juga merupakan salah satu bentuk dzikir kita mengingat Allah Ilahi rabbi..
Setiap kali senantiasa berdzikir, karena yang demikian akan menjadikan kita hamba yang dekat dengan Rahmat Allah Swt.
Amin..
Semoga bermanfaat 😊
Assalamualaikum.. Sahabat Literacy yang di rahmati Allah.. Bersyukur banget bisa terpilih menjadi 25 besar finalis Literacy Awards 2017 yang di selenggarakan oleh Baznas dan Republika. Gak nyangka di beri kesempatan mewakili Provinsi Aceh ke Bogor untuk mempresentasikan program Literacy. Alhamdulillah setelah menyaksikan 25 program inspiratif yang di paparkan oleh masing-masing finalis, Alhamdulillah saya bisa mengambil kalimat-kalimat hebat yang bisa saya bawa pulang ke Aceh tercinta. Berikut ulasannya : 😉 1.Kenapa harus takut menggerakkan kegiatan Literacy di masyarakat? Mulailah dari semangat pemuda 👉 Laily Nurtawajjuh 2.Manfaatkan waktu cueknya siswa menjadi lebih berkualitas dan bernilai dengan membaca dan menulis 👉 Muhammad Hairul 3.Pembentukan karakter itu tahap utama dalam memanggil semangat siswa 👉Hakkin Nizar 4.Jadikan generasi Islam sebagai generasi yang akrab dengan Al Quran 👉 Dian Riski. L 5.Menjadikan t...
Komentar
Posting Komentar