Secara fitrah semua manusia di ciptakan oleh Allah Swt dengan berbagai kelebihan dan berbagai kekurangan. Banyak dari manusia yang sering berpikir tidak sehat yaitu mempertanyakan dengan kata "mengapa"? Mengapa saya begini dan begitu.
Manusia, dalam Al Quran pun di jelaskan bahwa manusia selalu berada dalam keadaan resah gelisah dalam bahasa Aceh (apoh-apah) yaitu memiliki penjelasan bahwa ketika di beri nikmat tertawa terbahak-bahak yang membuat lupa, ketika susah baru kemudian mengingat Allah Swt.
Contoh yang paling dekat dan sederhana adalah ketika di beri sakit. Di dalam sakit terkadang masih saja berpikir bahwa mengapa seperti ini? Padahal secara lahiriah banyak sekali anugerah kesehatan yang di titipkan oleh Allah yang tidak kita sadari.
Sakit, termasuk cobaan dan ujian. Di mana sakit juga merupakan code bahwa Allah Swt masih sayang pada kita. Sakit juga merupakan sebuah keadaan yang Allah berikan untuk meluruhkan dosa-dosa kita. Tidak boleh merasa bahwa sakit adalah beban. Apalagi mengeluh dengan kata-kata yang tidak menyimbolkan makna bersyukur.
Nah, coba kita renungkan saudaraku... Apa yang Allah tidak anugerahkan untuk kita. Dari awal kehidupan kita sebagai janin,Allah hadirkan seorang Ibu untuk menjaga kita hingga kita lahir. Kemudian ketika lahir kedunia Allah memberikan kita nafas kehidupan di iringi berbagai macam nikmat dalam hidup dari kita kecil hingga dewasa.
Sudah sepatutnya tiap detik kita bersyukur atas segala nikmat Allah Swt. Semoga kita semua di berikan keselamatan iman dan islam dan termasuk dalam golongan orang-orang yang beruntung....
Wallahu a'lam bis shawab....
😊😊😊😊😊😊
Assalamualaikum.. Sahabat Literacy yang di rahmati Allah.. Bersyukur banget bisa terpilih menjadi 25 besar finalis Literacy Awards 2017 yang di selenggarakan oleh Baznas dan Republika. Gak nyangka di beri kesempatan mewakili Provinsi Aceh ke Bogor untuk mempresentasikan program Literacy. Alhamdulillah setelah menyaksikan 25 program inspiratif yang di paparkan oleh masing-masing finalis, Alhamdulillah saya bisa mengambil kalimat-kalimat hebat yang bisa saya bawa pulang ke Aceh tercinta. Berikut ulasannya : 😉 1.Kenapa harus takut menggerakkan kegiatan Literacy di masyarakat? Mulailah dari semangat pemuda 👉 Laily Nurtawajjuh 2.Manfaatkan waktu cueknya siswa menjadi lebih berkualitas dan bernilai dengan membaca dan menulis 👉 Muhammad Hairul 3.Pembentukan karakter itu tahap utama dalam memanggil semangat siswa 👉Hakkin Nizar 4.Jadikan generasi Islam sebagai generasi yang akrab dengan Al Quran 👉 Dian Riski. L 5.Menjadikan t...
Komentar
Posting Komentar